“20 JP: Antara Formalitas Tahunan dan Peluang Nyata Jadi ASN yang Nggak Jalan di Tempat”

Setiap ASN pasti sudah hafal mantra tahunan: minimal 20 Jam Pelajaran pengembangan kompetensi. Kedengarannya mulia, progresif, dan visioner. Tapi di lapangan, banyak yang menghela napas panjang dulu sebelum jawab:“Iya, 20 … Read More

“20 JP ASN: Regulasi yang Niatnya Mulia, Eksekusinya Kadang Kayak Formalitas Musiman”

Jadi gini, negara lewat regulasi bilang: setiap ASN wajib upgrade diri minimal 20 Jam Pelajaran per tahun. Kedengerannya keren. Progresif. Visioner. Seolah birokrasi bakal berubah jadi mesin pelayanan publik yang … Read More

“Seni Hilang Sejenak: Cara Lama untuk Mengerti di Dunia yang Terlalu Cepat”

Kita hidup di zaman di mana membaca bukan lagi kegiatan sunyi yang intim, tapi kompetisi tak kasat mata. Orang baca buku bukan untuk mengerti, tapi untuk dapat validasi: “Gue sudah … Read More

“Berobat ke Rumah Sakit, Tapi Obatnya Kosong? Rasanya Kayak Ke Restoran, Disuruh Masak Sendiri.”

Ada satu pengalaman medikal yang kayaknya universal banget: lo datang ke rumah sakit, diperiksa dokter, semua proses berjalan mulus… sampai akhirnya lo ke bagian farmasi, dan petugas bilang dengan senyum … Read More

Romantis Tanpa Bunga? Ya Bisa, Lah — Masa Standar Cinta Harus Ditentukan Florist & Frekuensi Chat?

Gue tuh sering ketawa kecil—kadang miris, kadang gemes—lihat standar romantis zaman sekarang. Seolah-olah cinta itu sah kalau nyapu timeline dengan bunga, gombalan, dan story aesthetic. Dan yang lebih lucu lagi: … Read More