Ketika Magang Jadi Riuh, Pak Bupati Memilih Mendengar Langsung

Spread the love

🔥 KARAWANG BERANI DENGAR: Saat Bupati Turun Langsung, Aspirasi Buruh dan Mahasiswa Jadi Aksi Nyata! 💬


Panasnya siang itu nggak ngalahin panasnya semangat di depan Kantor Bupati Karawang. Ratusan buruh dari berbagai aliansi datang menyuarakan suara mereka — minta keadilan soal Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Pemagangan dan desakan kenaikan upah minimum 10%. Tapi yang bikin momen ini beda? Bupati Aep Syaepuloh turun langsung ke lapangan. 👏

Bukan sekadar tampil di podium, tapi duduk bareng, dengerin satu-satu aspirasi yang dibawa oleh perwakilan Koalisi Buruh Penggerak Perubahan (KBPP) Plus. Suasananya bukan kayak demo yang tegang, tapi kayak ruang dialog yang hidup — antara pemerintah dan rakyatnya yang sama-sama pengen perubahan.

Pak Aep dengan tenang bilang kalau semua masukan bakal ditindaklanjuti. Perbup Pemagangan bakal dievaluasi bareng forum Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dalam waktu 14 hari.
Nggak janji kosong, tapi langkah nyata. Karena buat beliau, dengar suara buruh bukan ancaman — tapi bahan koreksi biar kebijakan makin matang.

Dari sisi buruh, Ketua KBPP Plus, Dion, juga nyampaikan hal yang keren: mereka nggak datang buat ribut, tapi buat diakui. “Kalau hasil kajian nanti terbukti program pemagangan banyak masalah, Bupati siap mencabut,” katanya. Ini baru namanya fair play.

Dan ya, ada juga aspirasi soal kenaikan upah minimum 10% tahun 2026. Bukan tuntutan ngasal, tapi bentuk penyesuaian sama realita hidup di Karawang — kota industri yang terus tumbuh, tapi di sisi lain bikin biaya hidup makin tinggi.

Banyak orang mungkin cuma lihat dari luar: demo, spanduk, orasi. Tapi yang terjadi di dalam ruang rapat itu adalah momen penting — pemerintah dan rakyat nyatu di satu frekuensi: sama-sama pengen keadilan yang realistis.

Langkah Bupati Karawang ini ngasih pesan kuat ke semua kepala daerah:
Pemimpin yang baik bukan yang paling banyak ngomong, tapi yang berani dengerin.
Karena keberanian sejati bukan cuma soal ngambil keputusan, tapi juga mau menerima kritik dengan kepala dingin dan hati terbuka. đź’Ş


Karawang lagi nulis bab baru: tentang keberanian buat berdialog, bukan berdebat. Karena perubahan besar sering dimulai dari keberanian kecil untuk mendengar. 🎧✨

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *