CARI VALIDASI dengan PENGEN BELAJAR

Spread the love

KATA SIAPA PENGEN BELAJAR ITU CARI VALIDASI?

Lucu ya, kadang waktu kita semangat banget pengen tahu hal baru — ikut pelatihan, nanya ini-itu, ngulik topik yang orang lain nggak peduli — malah dibilang “sok tahu” atau “butuh pengakuan.” Padahal niatnya cuma satu: pengin berkembang. Tapi di mata sebagian orang, rasa ingin tahu sering diterjemahkan salah.

Fenomena ini nyata banget, terutama di lingkungan kerja. Ada yang rajin nyimak, suka nanya, aktif kasih ide — eh, justru dikira mau “menonjolkan diri”. Sementara yang diam aja dianggap “tenang dan dewasa”. Ironis, padahal dunia justru berkembang karena ada orang-orang yang nggak tahan kalau cuma jalan di tempat.

Tapi oke, kita bahas jujur aja. Memang, ada sisi plus minus-nya dari semangat belajar yang kelihatan “menyala”.
Sisi plus-nya, jelas:
Kamu tumbuh lebih cepat. Orang yang terus mau belajar biasanya punya daya tahan lebih tinggi terhadap perubahan. Mereka cepat adaptasi, punya banyak sudut pandang, dan nggak takut salah. Rasa ingin tahu adalah bahan bakar kreativitas. Tanpanya, kita gampang mandek dan stuck di zona nyaman.

Nah, sisi minus-nya, jujur aja, kadang semangat itu bisa overload. Bisa bikin orang lain ngerasa “terancam” kalau kamu terlalu aktif di ruang yang belum siap dengan budaya terbuka. Apalagi kalau belum bisa membaca situasi — misalnya nanya hal mendalam di forum yang orang lain anggap “biasa aja”. Akibatnya? Kamu dicap nyari perhatian, padahal cuma pengin paham.

Kuncinya di keseimbangan. Belajar itu bukan ajang pembuktian, tapi proses memperluas pandangan. Jadi nggak perlu terlalu defensif saat niatmu disalahartikan. Yang penting, kamu tahu kenapa kamu ingin tahu. Kalau tujuannya jelas — buat tumbuh, bukan buat tampil — lama-lama orang juga bakal lihat hasilnya, bukan suaramu.

Kadang, memang butuh waktu buat lingkungan menerima orang yang semangatnya “keterlaluan”. Tapi percayalah, lebih baik dikira cari validasi karena belajar, daripada benar-benar diam sampai kehilangan rasa ingin tahu. Dunia butuh orang yang mau mikir, bukan cuma ikut arus.

Jadi, kalau besok kamu semangat banget nanya sesuatu dan ada yang nyeletuk “ih, butuh pengakuan banget sih”, senyum aja. Karena yang benar-benar tahu motivasimu, cuma kamu.
Dan di akhir hari, validasi terbaik datang bukan dari tepuk tangan orang lain, tapi dari dirimu sendiri yang tahu: hari ini aku belajar sesuatu, berarti aku masih tumbuh.

—Catatan untuk sesama: jangan pernah padamkan rasa ingin tahumu hanya karena orang lain belum siap melihatnya menyala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *